PROFIL SMA NEGERI 1 MENGGALA
1.
Sejarah Singkat Berdirinya SMA Negeri 1 Menggala
Berdirinya SMA Negeri 1 Menggala berawal dari beridrinya
SMA Persiapan Negeri Menggala pada tahun 1979/1980 oleh Yayasan Pendidikan
Tulang Bawang. Yayasan Pendidikan Tulang Bawang
merupakan wadah aspirasi masyarakat Menggala yang sejak lama mendambakan adanya
SMA Negeri di Mengala.
Pada tahun pertama, tahun pelajaran 1979/1980 SMA
Persiapan Negeri Menggala menerima siswa sebanyak 46 orang yang dibagi menjadi
2 kelas, dibawah pimpinan Bapak Nazar Adam dengan dibantu oleh 12 orang tenaga
pengajar dan 1 orang tata usaha.
Atas izin Kepala Kandepdikbud. Kec. Menggala
diperkenankan menempati gedung SD Negeri 12 yang terletak di Jalan Raya Mangga
Besar yang sekarang merupakan desa Gunung Sakti, sehingga kegiatan belajar
mengajar dilaksanakan pada siang hari. Keadaan sekolah pada mulanya berjalan dengan penuh
hambatan, terutama menyangkut masalah tenaga pengajar, sarana dan prasarana,
kuangan dan lain-lain yang tidak memadai.
Namun dengan tekad dan pengabdian yang tinggi dari
pengelola-pengelolanya, proses pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Pada tahun ke-dua tahun ajaran 1980/1981, terjadi
pergantian pimpinan yang dialihkan kepada Kepala Sekolah yang ke-dua Bapak
Hasan R.A. Tahun Ajaran 1980/1981 jumlah
siswa bertambah menjadi 186 orang. Pada
tahun ajaran 1981/1982 untuk pertama kalinya SMA Persiapan Negeri Menggala
mengikuti ujian akhir untuk siswa kelas III yang dilaksanakan di Kotabumi.
Pada tahun ajaran 1982/1983 SMA Persiapan Negeri Menggala
menjadi SMA Negeri Menggala, dan pada tahun 1983 Kepala Sekolah digantikan oleh
Bapak Anwari Jamaludin, B.A. Dengan
demikian pada tahun ajaran 1982/1983 penerimaan siswa baru sudah merupakan
siswa SMA Negeri Menggala, dan SMA Persiapan Negeri Menggala terakhir
meluluskan siswanya pada tahun ajaran 1983/1984.
SMA Negeri 1 Menggala sudah mengalami 6 kali pergantian Kepala Sekolah, yaitu dari Bapak Anwari
Jamaludin, B.A. pada tahun 1987 digantikan oleh Bapak Drs. M. Nasir Husin. Pada tahun 1990 dari Bapak Drs. M. Nasir
Husin digantikan oleh Bapak Drs. Junaidi Zain.
Kemudian pada tahun 1993 dari Bapak Drs, Junaidi Zain diganti oleh Bapak
Drs. Hatta Sabroni sampai dengan bulan Oktober 2001. Tahun 2001 Sampai
Desember 2010 Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang menunjuk Kepala
Sekolah yang baru yang merupakan peralihan dari Kepala SLTP Negeri 1 Menggala yaitu Ibu Dra. Hj.
Desnawati. Tahun 2010 sampai Februari 2015 Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang menunjuk Kepala Sekolah yang baru
yang merupakan Guru SMA Negeri 1 Menggala yaitu Bapak Drs. F
u a d.
Sejak Tanggal 16 Februari 2015 Pemerintah Daerah
Kabupaten Tulang Bawang menunjuk Plt. Kepala Sekolah yang baru yang merupakan Guru SMA Negeri 1 Menggala yaitu Bapak Utomo
Dalsuswanto, S.Pd sampai sekarang.
2.
Visi dan Misi SMA Negeri 1 Menggala
a. Visi Sekolah
1. Setiap warga sekolah taat menjalankan ajaran
agamanya.
2. Tenaga kependidikan melaksanakan tugas secara
profesional.
3. Penggunaan
sarana/prasarana secara optimal.
4. Nilai ujian akhir
nasional meningkat secara bertahap.
5. Terjalinnya kerjasama
yang nyata antara sekolah dengan orangtua siswa dalam pembinaan siswa.
b. Misi Sekolah
1. Menjadikan masyarakat
sekolah beriman dan bertaqwa.
2. Meningkatkan
profesionalisme tenaga kependidikan maupun non kependidikan.
3. Memanfaatkan sarana/prasarana secara optimal.
4. Meningkatkan
efektifitas dan efisiensi proses pembelajaran.
5. Meningkatkan peranserta orang tua dan
masyarakat dalam pendidikan.
3.
Proses Belajar Mengajar
Proses belajar mengajar di SMAN 1 Menggala berlangsung mulai hari Senin
sampai dengan Sabtu. Pengelolaan kelas dengan waktu belajar dilakukan pada pagi
hari. Waktu belajar dimulai pukul 07.30 WIB – 14.00 WIB pada hari senin sampai
sampai dengan hari kamis. Hari jum’at dimulai pukul 07.30 WIB – 11.30 WIB. Hari
Sabtu dimulai pukul 07.30 WIB – 14.00 WIB. Untuk hari Senin jam pelajaran
pertama digunakan untuk upacara bendera.
4.
Kondisi Guru dan Karyawan
Jumlah tenaga
pengajar di SMAN 1 Menggala sampai sekarang ada 61 orang yang terdiri dari 48
guru bidang studi, dan 13 tenaga administrasi.
5.
Sarana dan Prasarana
Untuk menunjang
kegiatan belajar mengajar dan penyelenggaraan kegiatan sekolah, maka SMAN 1
Menggala telah melengkapi berbagai sarana dan prasarana yang telah dimiliki
oleh SMAN 1 Menggala dapat dilihat pada tabel berikut :
Daftar Sarana dan Prasarana
|
No
|
Sarana dan Prasarana
|
Keterangan
|
|
1
|
Ruang Kepsek
|
1
|
|
2
|
Ruang Waka
|
1
|
|
3
|
Ruang Dewan Guru
|
1
|
|
4
|
Ruang Tata Usaha
|
1
|
|
5
|
Ruang BP
|
1
|
|
6
|
Ruang Belajar
|
18
|
|
7
|
Ruang
Perpustakaan
|
1
|
|
8
|
Musolla
|
1
|
|
9
|
Lab. Bahasa
|
1
|
|
10
|
Lab. Fisika
|
1
|
|
11
|
Lab. Kimia
|
1
|
|
12
|
Lab. Komputer
|
1
|
|
13
|
Gudang
|
1
|
|
14
|
Kantin
|
3
|
|
15
|
Kamar Mandi/WC
|
3
|
|
16
|
Lapangan Olahraga
|
2
|
|
17
|
Aula
|
1
|
6.
Keadaan Siswa SMAN 1 Menggala
Jumlah Siswa SMAN 1
Menggala terdiri dari 594 siswa. Secara terperinci dapat dilihat pada tabel
berikut :
Keadaan Siswa-siswi di SMAN 1 Menggala
|
Kelas
|
Jumlah Kelas
|
Jenis Kelamin
|
Jumlah Siswa
|
|
|
|
|
L
|
P
|
|
|
X
|
5
|
79
|
94
|
173
|
|
XI IPA
|
3
|
24
|
63
|
87
|
|
XI IPS
|
3
|
66
|
40
|
106
|
|
XII IPA
|
3
|
30
|
77
|
107
|
|
XII IPS
|
4
|
53
|
68
|
121
|
|
Jumlah
|
18
|
252
|
342
|
594
|
7.
Struktur Organisasi Sekolah
SMAN 1 menggala
dipimpin oleh seorang kepala sekolah yang bertangung jawab langsung terhadap
SMAN 1 Menggala. Kepala sekolah dalam menjalankan tugasnya dibantu oleh empat
wakil kepala sekolah dalam empat bidang yaitu wakil kepala sekolah bidang
kurikulum, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, wakil kepala sekolah bidang
urusan SARPRAS (sarana dan prasarana) dan wakil kepala sekolah bidang humas.
(lampiran 1)
a.
Kepala Sekolah
Kepala sekolah
sebagai puncak pemimpin senantiasa memberikan daya serta kemampuan unuk
mencapai keberhasilan sekolah yang dipimpinnya. Mampu memotivasi dewan guru dan
karyawan serta seluruh siswa agar senantiasa berupaya untuk memajukan sekolah.
1. Tugas dan Fungsi Kepala Sekolah sebagai Pemimpin Sekolah
a. Menyusun
perencanaan dan mengorganisakan kegiatan
b. Mengarahkan dan
mengorganisasikan kegiatan
c. Melaksanakan pengawasan
dan menentukan kebijakan
d. Melakukan
evaluasi terhadap kegiatan sekolah
e. Mengadakan
rapat dan menyusun administrasi
f. Mengatur
organisasi sekolah.
2. Tugas dan Fungsi Kepala Sekolah sebagai Administrasi
a. Sebagai perencana
b. Sebagai koordinator administrasi
c. Sebagai pengawas kurikulum, perpustakaan, keuangan, perlengkapan dan
pengorganisasian.
3. Tugas dan Fungsi Kepala Sekolah sebagai Supervisor
a. Kegiatan
belajar mengajar
b. Kegiatan
bimbingan dan penyuluhan
c. Kegiatan
ekstrakurikuler
d. Ketatausahaan
e. Kegiatan kerja
siswa dengan dunia usaha.
b.
Wakil Kepala Sekolah
Dalam menjalankan
tugas-tugasnya di sekolah, kepala Sekolah SMAN 1 Menggala dibantu oleh empat
orang wakil kepala sekolah. Dimana masing-masing wakil kepala sekolah mempunyai
tugas dan fungsi yang berbeda :
1. Tugas dan Fungsi Wakil Kepala Sekolah sebagai Kurikulum
a. Sebagai koordinator administrasi kantor pengawas tugas staf
b. Menjabarkan kalender pendidikan dan menyusun jadwal
c. Memberikan informasi pemahaman kurikulum dan memberikan tugas kapada guru
d. Mengatur kegunaan buku GBPP dan merencanakan perencanaan test
e. Mengoordinir pengisian buku ledger dan ketertiban belajar mengajar
f. Mengkoordinator absen guru dan tugas lainnya.
2. Tugas dan Fungsi Wakil Kepala Sekolah sebagai Sarana dan Prasarana
a. Membuat konsep RAPBS, mengendalikan RAPBS, evaluasi bendahara sekolah dan
mengkoordinasikan anggaran non budget
b. Membuat perencanaa sarana dan prasarana sekolah, mengkoordinasikan
pengunaan barang inventaris da pengawasan setoran SPP
c. Merekomendasikan pengeluaran dan laporan keuangan dan tugas lainnya.
3. Tugas dan Fungsi Wakil Kepala Sekolah sebagai Pembinaan Kesiswaan
a. Mengkoordinir pengisian buku induk sekolah
b. Membuat konsep penetapan wali kelas, membina wali kelas
c. Membina ketertiban absen siswa, OSIS dan kegiatan siswa
d. Mengkoordinir pelaksanaan upacara, penangung jawab koperasi, tabungan siswa
dan lainnya.
4. Tugas dan Fungsi Wakil Kepala Sekolah sebagai Hubungan Kerjasama dengan
Masyarakat
a. Membuat rencana kerja dengan masyarakat
b. Mengadakan hubungan sekolah dengan instansi lain
c. Mengadakan hubungan sekolah dengan sekolah lain
d. Mengadakan hubungan dengan BP3
e. Menyelengarakan pertemuan dengan wali murid
f. Mengadakan hubungan dengan dunia usaha, informasi ketenagakerjaan dan tugas
lannya.
c.
Kepala Tata Usaha
Tugas dan fungsi kepala tata usaha meliputi :
1. Mengkoordinir ketatausahaan sekolah, penanggung jawab pengisian buku induk
kepegawaian guru dan siswa
2. Mengkoordinasi data sekolah dan membuat laporan tahunan
3. Membuat laporan lengkap penyelenggaraan UAN
4. Menyelesaikan tata laksana surat menyurat
5. Menyelenggarakan usulan kenaikan pangkat atau golongan
d.
Koordinator Musyawarah Guru dan Mata Pelajaran (MGMP)
Tugas dan fungsi koordinator MGMP meliputi :
1. Mengkoordinir penyusunan program semester dan program penajaran mata pelajaran
yang bersangkutan
2. Mengkoordinir pembuatan satuan pelajaran, pemilihan materi pelajaran,
metode dan teknik evaluasi.
e.
Wali Kelas
Tugas dan fungsi wali kelas meliputi :
1. Sebagai penganti orang tua/wali murid di sekolah
2. Membimbing dan membina siswa sehubungan dengan masalah yang dihadapi siswa
di sekolah
3. Membuat siswa betah dan termotivasi untuk belajar di sekolah
4. Mengetahui alamat dan tempat tinggal siswa
5. Mencatat dan berusaha menyalurkan keinginan, aspirasi, hobi yang menonjol
dari para siswa
6. Meneliti dan memperhatikan perilaku siswa mengenai tingkah laku, watak,
keistimewaan, kelainan, dan kekurangan siswa.
f.
Guru Mata Pelajaran, Guru Pembimbing dan Tenaga Pengajar Lainnya
Tugas dan fungsi guru mata pelajaran, guru pembimbing dan
tenaga pengajar lainnya meliputi :
1. Memahami dasar tujuan pendidikan nasional
2. Memahami dasar dan tujuan pembelajaran, ko-kurikuler serta terampil
menggunakan metode dan media pengajaran
3. Mampu menyusun instrumen penilaian yang sesuai dengan tujuan penafsiran
hasil penelitian
4. Memahami kebijaksanaan atasan
5. Menguasai materi yang
akan diajarkan.
