Minggu, 28 Juni 2015

PROFIL SMA NEGERI 1 MENGGALA


1.      Sejarah Singkat Berdirinya SMA Negeri 1 Menggala
Berdirinya SMA Negeri 1 Menggala berawal dari beridrinya SMA Persiapan Negeri Menggala pada tahun 1979/1980 oleh Yayasan Pendidikan Tulang Bawang. Yayasan Pendidikan Tulang Bawang merupakan wadah aspirasi masyarakat Menggala yang sejak lama mendambakan adanya SMA Negeri di Mengala.

Pada tahun pertama, tahun pelajaran 1979/1980 SMA Persiapan Negeri Menggala menerima siswa sebanyak 46 orang yang dibagi menjadi 2 kelas, dibawah pimpinan Bapak Nazar Adam dengan dibantu oleh 12 orang tenaga pengajar dan 1 orang tata usaha.

Atas izin Kepala Kandepdikbud. Kec. Menggala diperkenankan menempati gedung SD Negeri 12 yang terletak di Jalan Raya Mangga Besar yang sekarang merupakan desa Gunung Sakti, sehingga kegiatan belajar mengajar dilaksanakan pada siang hari. Keadaan sekolah pada mulanya berjalan dengan penuh hambatan, terutama menyangkut masalah tenaga pengajar, sarana dan prasarana, kuangan dan lain-lain yang tidak memadai.  Namun dengan tekad dan pengabdian yang tinggi dari pengelola-pengelolanya, proses pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Pada tahun ke-dua tahun ajaran 1980/1981, terjadi pergantian pimpinan yang dialihkan kepada Kepala Sekolah yang ke-dua Bapak Hasan R.A.  Tahun Ajaran 1980/1981 jumlah siswa bertambah menjadi 186 orang.  Pada tahun ajaran 1981/1982 untuk pertama kalinya SMA Persiapan Negeri Menggala mengikuti ujian akhir untuk siswa kelas III yang dilaksanakan di Kotabumi.

Pada tahun ajaran 1982/1983 SMA Persiapan Negeri Menggala menjadi SMA Negeri Menggala, dan pada tahun 1983 Kepala Sekolah digantikan oleh Bapak Anwari Jamaludin, B.A.  Dengan demikian pada tahun ajaran 1982/1983 penerimaan siswa baru sudah merupakan siswa SMA Negeri Menggala, dan SMA Persiapan Negeri Menggala terakhir meluluskan siswanya pada tahun ajaran 1983/1984.

SMA Negeri 1 Menggala sudah mengalami 6 kali pergantian Kepala Sekolah, yaitu dari Bapak Anwari Jamaludin, B.A. pada tahun 1987 digantikan oleh Bapak Drs. M. Nasir Husin.  Pada tahun 1990 dari Bapak Drs. M. Nasir Husin digantikan oleh Bapak Drs. Junaidi Zain.  Kemudian pada tahun 1993 dari Bapak Drs, Junaidi Zain diganti oleh Bapak Drs. Hatta Sabroni sampai dengan bulan Oktober 2001.  Tahun 2001 Sampai Desember 2010 Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang menunjuk Kepala Sekolah yang baru yang merupakan peralihan dari Kepala SLTP Negeri 1 Menggala yaitu Ibu Dra. Hj. Desnawati. Tahun 2010 sampai Februari 2015 Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang menunjuk Kepala Sekolah yang baru yang merupakan Guru  SMA Negeri 1 Menggala yaitu Bapak Drs. F u a d.

Sejak Tanggal 16 Februari 2015 Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang menunjuk Plt. Kepala Sekolah yang baru yang merupakan Guru  SMA Negeri 1 Menggala yaitu Bapak Utomo Dalsuswanto, S.Pd sampai sekarang.

2.      Visi dan Misi SMA Negeri 1 Menggala

a.       Visi Sekolah
1.      Setiap warga sekolah taat menjalankan ajaran agamanya.
2.      Tenaga kependidikan melaksanakan tugas secara profesional.
3.      Penggunaan sarana/prasarana secara optimal.
4.      Nilai ujian akhir nasional meningkat secara bertahap.
5.      Terjalinnya kerjasama yang nyata antara sekolah dengan orangtua siswa dalam pembinaan siswa.

b.      Misi Sekolah
1.      Menjadikan masyarakat sekolah beriman dan bertaqwa.
2.      Meningkatkan profesionalisme tenaga kependidikan maupun non kependidikan.
3.      Memanfaatkan sarana/prasarana secara optimal.
4.      Meningkatkan efektifitas dan efisiensi proses pembelajaran.
5.      Meningkatkan peranserta orang tua dan masyarakat dalam pendidikan.

3.      Proses Belajar Mengajar

Proses belajar mengajar di SMAN 1 Menggala berlangsung mulai hari Senin sampai dengan Sabtu. Pengelolaan kelas dengan waktu belajar dilakukan pada pagi hari. Waktu belajar dimulai pukul 07.30 WIB – 14.00 WIB pada hari senin sampai sampai dengan hari kamis. Hari jum’at dimulai pukul 07.30 WIB – 11.30 WIB. Hari Sabtu dimulai pukul 07.30 WIB – 14.00 WIB. Untuk hari Senin jam pelajaran pertama digunakan untuk upacara bendera.

4.      Kondisi Guru dan Karyawan

Jumlah tenaga pengajar di SMAN 1 Menggala sampai sekarang ada 61 orang yang terdiri dari 48 guru bidang studi, dan 13 tenaga administrasi.

5.      Sarana dan Prasarana

Untuk menunjang kegiatan belajar mengajar dan penyelenggaraan kegiatan sekolah, maka SMAN 1 Menggala telah melengkapi berbagai sarana dan prasarana yang telah dimiliki oleh SMAN 1 Menggala dapat dilihat pada tabel berikut :

Daftar Sarana dan Prasarana
No
Sarana dan Prasarana
Keterangan
1
Ruang Kepsek
1
2
Ruang Waka
1
3
Ruang Dewan Guru
1
4
Ruang Tata Usaha
1
5
Ruang BP
1
6
Ruang Belajar
18
7
Ruang Perpustakaan
1
8
Musolla
1
9
Lab. Bahasa
1
10
Lab. Fisika
1
11
Lab. Kimia
1
12
Lab. Komputer
1
13
Gudang
1
14
Kantin
3
15
Kamar Mandi/WC
3
16
Lapangan Olahraga
2
17
Aula
1

6.      Keadaan Siswa SMAN 1 Menggala

Jumlah Siswa SMAN 1 Menggala terdiri dari 594 siswa. Secara terperinci dapat dilihat pada tabel berikut :

Keadaan Siswa-siswi di SMAN 1 Menggala
Kelas
Jumlah Kelas
Jenis Kelamin
Jumlah Siswa


L
P

X
5
79
94
173
XI IPA
3
24
63
87
XI IPS
3
66
40
106
XII IPA
3
30
77
107
XII IPS
4
53
68
121
Jumlah
18
252
342
594


7.      Struktur Organisasi Sekolah

SMAN 1 menggala dipimpin oleh seorang kepala sekolah yang bertangung jawab langsung terhadap SMAN 1 Menggala. Kepala sekolah dalam menjalankan tugasnya dibantu oleh empat wakil kepala sekolah dalam empat bidang yaitu wakil kepala sekolah bidang kurikulum, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, wakil kepala sekolah bidang urusan SARPRAS (sarana dan prasarana) dan wakil kepala sekolah bidang humas. (lampiran 1)

a.      Kepala Sekolah

Kepala sekolah sebagai puncak pemimpin senantiasa memberikan daya serta kemampuan unuk mencapai keberhasilan sekolah yang dipimpinnya. Mampu memotivasi dewan guru dan karyawan serta seluruh siswa agar senantiasa berupaya untuk memajukan sekolah.

1.      Tugas dan Fungsi Kepala Sekolah sebagai Pemimpin Sekolah
a.  Menyusun perencanaan dan mengorganisakan kegiatan
b.  Mengarahkan dan mengorganisasikan kegiatan
c.  Melaksanakan pengawasan dan menentukan kebijakan
d.  Melakukan evaluasi terhadap kegiatan sekolah
e.  Mengadakan rapat dan menyusun administrasi
f.  Mengatur organisasi sekolah.

2.      Tugas dan Fungsi Kepala Sekolah sebagai Administrasi
a.       Sebagai perencana
b.      Sebagai koordinator administrasi
c.       Sebagai pengawas kurikulum, perpustakaan, keuangan, perlengkapan dan pengorganisasian.

3.      Tugas dan Fungsi Kepala Sekolah sebagai Supervisor
a.  Kegiatan belajar mengajar
b.  Kegiatan bimbingan dan penyuluhan
c.  Kegiatan ekstrakurikuler
d.  Ketatausahaan
e.  Kegiatan kerja siswa dengan dunia usaha.

b.      Wakil Kepala Sekolah

Dalam menjalankan tugas-tugasnya di sekolah, kepala Sekolah SMAN 1 Menggala dibantu oleh empat orang wakil kepala sekolah. Dimana masing-masing wakil kepala sekolah mempunyai tugas dan fungsi yang berbeda :

1.      Tugas dan Fungsi Wakil Kepala Sekolah sebagai Kurikulum
a.       Sebagai koordinator administrasi kantor pengawas tugas staf
b.      Menjabarkan kalender pendidikan dan menyusun jadwal
c.       Memberikan informasi pemahaman kurikulum dan memberikan tugas kapada guru
d.      Mengatur kegunaan buku GBPP dan merencanakan perencanaan test
e.       Mengoordinir pengisian buku ledger dan ketertiban belajar mengajar
f.       Mengkoordinator absen guru dan tugas lainnya.

2.      Tugas dan Fungsi Wakil Kepala Sekolah sebagai Sarana dan Prasarana
a.       Membuat konsep RAPBS, mengendalikan RAPBS, evaluasi bendahara sekolah dan mengkoordinasikan anggaran non budget
b.      Membuat perencanaa sarana dan prasarana sekolah, mengkoordinasikan pengunaan barang inventaris da pengawasan setoran SPP
c.       Merekomendasikan pengeluaran dan laporan keuangan dan tugas lainnya.

3.      Tugas dan Fungsi Wakil Kepala Sekolah sebagai Pembinaan Kesiswaan
a.       Mengkoordinir pengisian buku induk sekolah
b.      Membuat konsep penetapan wali kelas, membina wali kelas
c.       Membina ketertiban absen siswa, OSIS dan kegiatan siswa
d.      Mengkoordinir pelaksanaan upacara, penangung jawab koperasi, tabungan siswa dan lainnya.

4.      Tugas dan Fungsi Wakil Kepala Sekolah sebagai Hubungan Kerjasama dengan Masyarakat
a.       Membuat rencana kerja dengan masyarakat
b.      Mengadakan hubungan sekolah dengan instansi lain
c.       Mengadakan hubungan sekolah dengan sekolah lain
d.      Mengadakan hubungan dengan BP3
e.       Menyelengarakan pertemuan dengan wali murid
f.       Mengadakan hubungan dengan dunia usaha, informasi ketenagakerjaan dan tugas lannya.

c.       Kepala Tata Usaha

Tugas dan fungsi kepala tata usaha meliputi :
1.      Mengkoordinir ketatausahaan sekolah, penanggung jawab pengisian buku induk kepegawaian guru dan siswa
2.      Mengkoordinasi data sekolah dan membuat laporan tahunan
3.      Membuat laporan lengkap penyelenggaraan UAN
4.      Menyelesaikan tata laksana surat menyurat
5.      Menyelenggarakan usulan kenaikan pangkat atau golongan

d.      Koordinator Musyawarah Guru dan Mata Pelajaran (MGMP)

Tugas dan fungsi koordinator MGMP meliputi :
1.      Mengkoordinir penyusunan program semester dan program penajaran mata pelajaran yang bersangkutan
2.      Mengkoordinir pembuatan satuan pelajaran, pemilihan materi pelajaran, metode dan teknik evaluasi.

e.       Wali Kelas

Tugas dan fungsi wali kelas meliputi :
1.      Sebagai penganti orang tua/wali murid di sekolah
2.      Membimbing dan membina siswa sehubungan dengan masalah yang dihadapi siswa di sekolah
3.      Membuat siswa betah dan termotivasi untuk belajar di sekolah
4.      Mengetahui alamat dan tempat tinggal siswa
5.      Mencatat dan berusaha menyalurkan keinginan, aspirasi, hobi yang menonjol dari para siswa
6.      Meneliti dan memperhatikan perilaku siswa mengenai tingkah laku, watak, keistimewaan, kelainan, dan kekurangan siswa.

f.       Guru Mata Pelajaran, Guru Pembimbing dan Tenaga Pengajar Lainnya

Tugas dan fungsi guru mata pelajaran, guru pembimbing dan tenaga pengajar lainnya meliputi :
1.      Memahami dasar tujuan pendidikan nasional
2.      Memahami dasar dan tujuan pembelajaran, ko-kurikuler serta terampil menggunakan metode dan media pengajaran
3.      Mampu menyusun instrumen penilaian yang sesuai dengan tujuan penafsiran hasil penelitian
4.      Memahami kebijaksanaan atasan
                  5.   Menguasai materi yang akan diajarkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar